Jumat, Mei 15, 2020
Rabu, April 29, 2020
Perluas Rencana, Tapi Fokus Harus
Minggu, April 19, 2020
Rencana Untuk Rencana
Sabtu, April 18, 2020
Berencana
Kamis, April 16, 2020
Blog Lebih Baik Lagi
Rabu, Desember 18, 2019
Yang Penting Nulis Terbitkan
Jumat, November 15, 2019
Menulis Berangkat Dari Resah dan Gairah
Minggu, Juni 02, 2019
Berhenti Menulis
Aku pikir cukup lama atau terlalu lama blog ini tidak terurus lagi.
Ada banyak perubahan dalam teknologi blog. Misalnya saja yang diistilahkan AMP. Blog dengan fitur ini lebih akrab dengan Google.
Mengapa aku jadi tidak bersemangat mengisi blog ini?
Aku merasa tulisanku hanya itu-itu saja. Tidak bermanfaat. Kata-katanya miskin kosa kata, sehingga mungkin saja oleh Google dianggap spam.
Bisa juga karena tidak ada rasa bangga dalam diriku akan tulisanku. Aku pun jarang mempromosikan blog ini di sosial media.
Atau terlalu goblok diriku ini.
Entahlah. Yang penting aku tidak berusaha untuk berhenti menulis.
Sabtu, April 28, 2018
Ketik
Alirkan gambar dalam pikiran dalam bentuk huruf-huruf berantai mewakilinya.
Jangan ragu untuk menuliskan semuanya, bebas saja. Biarkan saluran kata-kata lancar dan hal ini pun akan merontokkan sumbatan yang mungkin ada untuk menghalangi aliran kata.
Sempatkan untuk menerbitkannya, siapa tahu orang akan baca dan mereka memberikan feedback yang akan menambah semangat menulis.
Sekian
Senin, Maret 19, 2018
Harapanku
Di awal apa yang aku harapkan terwujud belum juga ada wujud. Tidak apa-apa.
Tapi, aku tidak terima. Sungguh aku tidak rela harapanku hanya teronggok berdebu di sudut gudang penyimpanan.
Harapanku haruslah bersinar, menerangi wajahku yang tampan. Hmm... maaf aku tidak sadar sedang bercanda.
Jumat, Maret 09, 2018
Membayang Cerita
Aku sedang membayangkan sebuah cerita yang menarik. Tapi bayangan cerita ini hanya gelap saja. Sulit sekali memunculkan satu karakter yang biasanya harus ada dalam setiap cerita.
Ataupun membayangkan adegan demi adegan yang akan membangun cerita pemicu emosi yang dinamis.
Aku tidak tahu bagaimana mengolah kata-kata membentuk kalimat-kalimat, paragraf-paragraft, bab-bab yang menjadi cerita.
Kesulitan ini apakah karena aku tidak punya ide? Atau karena aku tidak punya bakat bercerita, mengingat aku memang jarang bercerita lewat lisan?
Kadang-kadang aku berpikir untuk menyerah saja. Tutup semua harapan untuk menulis fiksi berjuta-juta kata. Namun, dalam diriku langsung muncul protes, tidak terima jika menyerah.
Suara protes ini mengatakan bahwa diriku belumlah banyak berusaha. Belum banyak memaksimalkan anjuran pemantik menulis. Terlalu banyak asyik masuk pada imajinasi nonfiksi. Terlalu takut berekspresi. Tidak punya pengalaman sosial yang luas dan mendalam.
Dan semua itu, kelemahan-kelemahan itu dapat dikurangi dan diatasi, begitu suara protes menasihati. Dan disaat yang sama hendaknya diriku tetap menulis.
Yah, bukan ide yang buruk?
Senin, Desember 04, 2017
Bagaimana Menulis Artikel Seperti Cerpen.co.id?
![]() |
| Tampilan Laman Cerpen.co.id yang kuning dan putih. |
Saya pun sangat tertarik dan bertanya-tanya bagaimana sih cara membuat situs atau tepatnya menulis artikel-artikel yang seperti Cerpen.co.id?
Dengan ilmu otak-atik-gatuk maka dapat saya kemukakan di sini beberapa tahapan yang bisa dilakukan bertahap atau paralel oleh siapa pun yang berminat berkreasi artikel yang memiliki kualitas seperti situs itu. Namun sebelum itu mari kita lihat dulu :
Kualitas Situs Cerpen.co.id di Mata Alexa
![]() |
| Ranking Alexa-nya tinggi banget ya! |
Rata-rata waktu membaca pengunjung nongkrong di situs ini adalah 5 menit lebih. Semakin lama semakin bagus, artinya visitor sangat terkesan dengan artikel-artikelnya.
Sekarang, mari kita lihat poin-poin penting dalam penulisan artikel yang seperti Cerpen.co.id.
1. Judul Panjang dan Berinti, Serta Mampu Menimbulkan Rasa Penasaran
![]() |
| judul panjang berinti |
- Kata adjektiva picu emosi seperti kata-kata wow, hebat, seram, ngeri, dll
- Tanda seru, tanda tanya, tanda petik.
- Judulnya terdapat tokoh, seperti "artis ini", "perempuan hebat", "para suami..", "bayi ini..",dll
- Hubungan sebab-kibat, kalau kita perhatikan judul di situs info unik ini selalu menyertakan suatu sebab dan juga akibat dalam satu judul dengan 'menyensornya' agar mengundang rasa ingin tahu. Hubungan sebab-akibat bisa saja netral, lucu, manfaat atau merugikan. contoh: "kalau melakukan ini...", "Kamu akan..", dan semacamnya.
- Meletakkan kata-kata yang menunjukkan respon warga internet, seperti "bikin netizen acungin jempol!", "jutaan nitezen memberi pujian!", dll
2. Kombinasikan Tulisan dengan Gambar Secara Pas
3. Gunakan Kata-kata yang Memicu Emosi, Imajinasi dan Hikmah
![]() |
| Screenshot Artikel tentang Gadis kecil yang menasihati Pengemis |
![]() |
| Screenshot artikel yang menceritakan Seorang Wanita yang dilamar dengan Cara Unik, Melibatkan Kucing. |
4. Berjiwa Muda, Semangat, Antusias, dan Kreatif
5. Lancar Bahasa Asing, minimal Bahasa Inggris
![]() |
| Syarat Bahasa Inggris Tulis dan Lisan |
Jika kita tidak lancar bahasa asing, maka Google Translate sangatlah membantu, awalnya lambat, namun jika rajin pasti makin lancar dan cepat.
6. Suka Membaca Suka Menulis
![]() |
| Cerita di Cerpen.co.id bersumber dari situs lain |
Ya, Begitulah kira-kira caranya.
Sabtu, Desember 02, 2017
Rasa Hujan - Puisi #2
Rasa Hujan
Jumat, Desember 01, 2017
Menulis Secukupnya Saja
![]() |
| freelancerkenya.com |
... You have to remember that good enough is good enough.Kira-kira artinya "... Anda harus selalu ingat bahwa cukup bagus adalah cukup bagus".
Maksudnya adalah ketika kita menulis artikel terutama untuk bacaan di internet tidak perlu bertele-tele, tidak perlu sempurna dengan bahasa yang mendayu-dayu layaknya sastra. Cukup menulis artikel yang berisi informasi yang pembaca butuhkan adalah sudah keren.
Nah, kalimat itu betul-betul wow bagi saya. Saya jadi punya semacam pola pikir yang lebih bagus lagi bahwa artikel di internet tak harus ditulis dengan bahasa yang berstandar koran atau buku. Asalkan, informasi yang kita sampaikan (menurut pembaca) dapat menginspirasi dan membantu mereka, dengan bukti kunjungan bertambah atau komentar yang positif dan juga negatif serta permintaan kelanjutan dari topik yang kita bahas.
Kalimat itu juga sejalan dengan prinsip atau motto menulis saya yaitu tulis sedikit lalu terbitkan.
Demikian.
Minggu, November 26, 2017
Menciptakan Kostumer atau Pelanggan Berawal Dari Antusias Dan Keyakinan Pada Produk
Satu kategori atau fungsi softwarenya bisa berasal dari lebih dari 10 developer. Contoh : aplikasi untuk membuka file PDF, ada Adobe Reader, Foxit PDF Reader, SumatraPDF, dst. Kadang-kadang saya heran, kenapa ada saja yang software baru dengan fungsi yang sama, bahkan sering kemampuannya tidak sebagus dari yang sudah ada.
Lalu apa hubungannya dengan judul di atas yang berkaitan dengan pelanggan?
Setiap aplikasi ternyata memiliki pelanggannya masing-masing. Mulai dari pengguna biasa yang tidak mengerti ilmu pemrograman sampai programmer.
Mereka antusias. Dan punya keyakinan dan visi bahwa aplikasi mereka dapat berkembang dan digunakan oleh banyak orang.
Hal sama terjadi dipelbagai bidang lain.
Contoh saja, blog tentang blogging, meskipun sudah ada Sugeng.id, Panduanim.com, tetap saja akan bermunculan blog-blog baru yang akan membahas tentang topik itu, dan setiap blog memiliki pelanggannya masing-masing.
Apa yang dapat kita pelajari?
Yakin saja terhadap jasa atau produk yang kita tawarkan baik itu sifatnya gratis atau berbayar. Siapa pelanggan kita dan bagaimana mereka datang menyambut tawaran-tawaran kita, tergantung pada bagaimana kita mampu menyentuh sisi emosi yang mereka butuhkan. Hal ini karena manusia sangat suka membuat komunitas, kelompok, geng, grup, atau organisasi yang memiliki tujuan, rasa sakit, senasib, dan usaha yang sama.demikian
Sabtu, November 25, 2017
Cara Menulis Artikel Cepat
Saya menulis satu artikel bisa mencapai 2 jam dengan hitungan kata sejumlah 300 kata. Sontoloyo banget, kan? Buang-buang waktu.
Nah, temuan dari pertanyaan di atas adalah sebagai berikut :
1. Tentukan topik
2. Riset sebentar saja dengan tangkapan poin yang baik
3. Buat Kerangka Karangan dengan Teknik Klasih 5W + 1H
4. Tulis artikel berdasarkan poin 3 tanpa banyak berpikir, edit dan riset
5. Baca ulang dan edit.
Hal penting dari 5 tahapan ini, saat menulis (poin 4) jangan melakukan riset dan mengedit.
Menulis artikel yang cepat butuh latihan yang banyak dan teratur.
Setidaknya mulai dengan teratur menulis artikel.
Demikian.
Kamis, November 23, 2017
Bagaimana Menulis Lebih Banyak? Sebuah Pemantik Menulis
Orang lain, barangkali lebih keren dan bervariasi pertanyaannya, seperti bagaimana mendapat uang lebih banyak? bagaimana dapat beli rumah baru? Bagaimana dapat beasiswa sekolah ke Eropa? Bagaimana impor barang dari Tiongkok? dll. Pokoknya, mantap.
Bandingkan dengan pertanyaan pada judul di atas, keren yang mana?
Ya, inilah yang ada, mau bagaimana lagi. Makanya, pertanyaan "bagaimana menulis lebih banyak?" saya jadikan judul saja. Dan mengeksplorasinya sebagai writing prompt atau pemantik menulis.
Writing Prompt Bagusnya Diterjemahkan sebagai Pemantik Menulis atau Pemantik saja
Sedangkan pemantik, yang artinya hal-hal yang dapat memicu api, seperti korek api. Sangat cocok, karena ya terkesan kilat, pendek, dan cepat. Cocok dengan istilah prompt dalam bahasa inggris yang berkaitan dengan dunia tulis-menulis, yang biasanya terdiri dari kata-kata yang pendek saja, paling panjang ya satu paragraf, dan sering berupa pertanyaan. Ada pula yang berupa pertanyaan untuk anak SD, misalnya "Aku bahagia saat ini karena .....".
Mohon bantuan untuk mempopulerkan kata pemantik dalam kegiatan tulis-menulis sebagai terjemahan dari writing prompts.
Bagaimana Menulis Lebih Banyak?
Rabu, November 15, 2017
Masukkan Kata-kata Picu Imajinasi
Membaca tulisan sendiri rasanya memang seperti membaca tulisan orang lain. Aliran kata-kata, kalimat per kalimat, paragraf satu ke paragraf berikutnya lumayanlah.
Hari ini, aku merasakan ada yang kurang dari tulisan-tulisanku, yaitu kurang memicu imajinasi atau gambar di pikiran. Hal ini bisa dimaklumi karena tulisanku bukan tipe cerita. Dan juga karena tema dan cara penyampaian yang tidak kuat.
Bagaimana dapat meningkatkan penggunaan kata-kata yang memicu imajinasi?
Menulis deskripsi yang mengandung kata-kata yang berkaitan dengan penginderaan seperti melihat, memandang, dll (mata, visual). Sentuh, raba, jilat, gosok, dst (indera peraba). dengar, gelegar, gemuruh, gemericik, nguping, dll (indera pendengaran). Harum, wangi, bau, busuk, dll (indera penciuman). Manis, asin, kecut, dst (indera pencecap).
Menggunakan Lebih banyak contoh.
Gunakan Metafora yang tepat.
Sabtu, November 11, 2017
Yang Penting Menulis Draft Pertama
Seorang penulis bisa saja membuat beberapa draft sebelum akhirnya mencapai draft akhir yang siap diterbitkan. Bentuk tulisan apapun itu baik buku, artikel, puisi, dll.
Mungkin kalau menulis untuk blog pribadi yang sekadar buat melepas suntuknya pikiran, boleh-boleh saja sih habis selesai langsung terbitkan.
Cara termudah menulis buku adalah menulis draft pertama yang selalu bisa dibilang jelek. Mungkin tidak jelek secara konsep namun bisa juga banyak kalimat ambigu, tidak koheren antar kalimat atau paragraf, kata-katanya dapat mengundang kontroversi, celah dalam plot cerita sehingga tidak logi, kurang data, dll.
Sabtu, Juni 23, 2012
5 Cara Menemukan Ide Menulis
Pertama, mengumumkan kepada orang-orang yang kita kenal atau tidak kita kenal bahwa kita akan setiap hari menulis di blog, di facebook, dsb.
Kedua, menggunakan seluruh indera untuk menangkap sebanyak mungkin hal-hal menarik yang kita lalui dan jalani hari ini. Berilah tugas pada pikiran kita yang kreatif untuk menemukan ide menulis.
Ketiga, telusuri masa lalu kita dan temukan ide-ide darinya.
Keempat, melompat jauh ke masa depan. kita bisa mendapat ide darinya juga.
Kelima, membaca itu menyenangkan lho, ia dengan mudah membantu menghadirkan ide menulis....
dan seterus-seterusnya.... hehehe
tulisan iseng













